FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN TABLET DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KATUK (Sauropus androgynus Merr.) DENGAN MENGGUNAKAN METODE GRANULASI BASAH
Abstract
Daun katuk (Sauropus androgynus Merr.) dapat dimanfaatkan untuk suplemen ibu hamil dan menyusui yang akan mempercepat keluarnya kolostrum dan akan memperbanyak produksi ASI. Senyawa aktif pada daun katuk meliputi saponin, tanin, flavonoid, steroid, alkaloid yang berkhasiat sebagai antidiabetes, antiobesitas, antioksidan, menginduksi laktasi, antiinflamasi dan antimikroba. Pada penelitian ini daun katuk dibuat sediaan tablet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi dan evaluasi sediaan tablet dari ekstrak etanol daun katuk dengan menggunakan metode granulasi basah. Pada penelitian ini, ekstrak daun katuk diperoleh dengan cara maserasi. Tablet diformulasikan dalam tiga formula yaitu formula FI, F2 dan F3 dengan variasi konsentrasi ekstrak etanol daun katuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tablet ekstrak etanol daun katuk memenuhi syarat evaluasi fisik tablet adalah keseragaman bobot, keseragaman ukuran, friabilitas dan waktu hancur tablet. Terdapat pengaruh perbedaan ekstrak etanol daun katuk konsentrasi ekstrak etanol daun katuk konsentrasi 250 mg (FI), 300 mg (F2) dan 350 mg (F3) berdasarkan analisis statistik terhadap sifat fisik tablet yaitu pada keseragaman ukuran, waktu hancur, friabilitas tablet dan kekerasan tablet (nilai sig <0,05). F3 merupakan formula terbaik dikarenakan memiliki kekerasan tablet yang lebih baik dibanding F1 dan F2.



