HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN WAKTU KERJA TERHADAP KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA BENGKEL LAS DI KECAMATAN WARUNGGUNUNG
Abstract
Kecelakaan kerja merupakan permasalahan yang sering terjadi pada pekerja baik pada sektor informal maupun sektor formal. Industri pengelasan merupakan tempat kerja yang memiliki risiko tinggi untuk menyebabkan masalah kesehatan maupun kecelakaan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan pekerja tentang keselamatan kerja dan waktu kerja terhadap kecelakaan kerja pada pekerja bengkel las di wilayah kecamatan Warunggunung Kabupaten Lebak Tahun 2021. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini menggunakan total sampling, dimana seluruh pekerja bengkel las di kecamatan Warunggunung (49 responden) menjadi sampel pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 27 pekerja (55,1%) mengalami kecelakaan kerja dan kecelakaan yang paling banyak di alami adalah mata tertembak elektroda/api dan tangan tergores material tajam pada saat pengelasan. Berdasarkan hasil analisis bivariat didapatkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value = 0,026) dan waktu kerja (p-value = 0,035) dengan kecelakaan kerja yang terjadi pada pekerja bengkel las di kecamatan Warunggunung. Pemilik industri bengkel las sebaiknya mengadakan pelatihan tentang upaya pencegahan kecelakaan kerja dan membatasi waktu kerja tidak lebih dari 40 jam dalam 1 minggu, sehingga diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja.



