https://www.jurnal.unmabanten.ac.id/index.php/kaffah/issue/feedKaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan2026-07-15T00:00:00+07:00Hani Muflihahneeeeey@gmail.comOpen Journal Systems<p>Jurnal Kaffah dibawah naungan Fakultas Agama Islam Universitas Mathla’ul Anwar Banten dengan terbitan perdananya Desember 2022. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Desember dan Juni yang berfokus pada studi keislaman.</p> <p> </p> <p> </p> <p> </p>https://www.jurnal.unmabanten.ac.id/index.php/kaffah/article/view/1625MODEL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TRANSFORMATIF UNTUK GEN - ALPHA: INTEGRASI ETIKA DIGITAL DAN KECERDASAN SPIRITUAL DALAM ERA AI2026-07-14T23:22:40+07:00Saepul Bahrimuruypisan@gmail.comImat Maftuhahmaftuhahimat2@gmail.comSiti Masitohmasitohsiti844@gmail.comSanusise.sanusi@gmail.comNuryatinuryatiunma@gmail.comPerkembangan Kecerdasan Buatan (AI) telah mengubah cara kita melihat pendidikan dan menghadirkan tantangan baru bagi Generasi Alpha. Tantangan ini termasuk masalah spiritualitas, penurunan moral, dan rendahnya etika dalam penggunaan digital. Generasi Alpha, yang merupakan generasi yang lahir dan tumbuh dengan teknologi, berada dalam lingkungan yang sangat dipenuhi dengan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model Pendidikan Agama Islam yang bersifat transformatif dengan menggabungkan kecerdasan spiritual dan etika digital di zaman Kecerdasan Buatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara melakukan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis konten yang bersifat tematik dan interpretatif. Penelitian menunjukkan bahwa model Pendidikan Agama Islam yang transformatif perlu dibangun dengan menggabungkan spiritualitas tauhid, etika digital Islami, literasi AI, pembelajaran reflektif, dan penguatan karakter profetik. Kecerdasan spiritual membantu siswa untuk memahami hal-hal yang berhubungan dengan Tuhan, mengendalikan diri, dan memiliki tanggung jawab moral. Sementara itu, etika digital mengajarkan siswa untuk bersikap kritis, sopan, dan bertanggung jawab dalam berperilaku di dunia digital.2026-07-14T17:57:37+07:00Copyright (c) 2026 Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaanhttps://www.jurnal.unmabanten.ac.id/index.php/kaffah/article/view/1634ANALISIS PROSES MORFOLOGIS KATA SERAPAN BAHASA ARAB DALAM BAHASA INDONESIA PADA KONTEN DAKWAH TIKTOK USTADZ ABDUL SOMAD2026-07-14T21:57:18+07:00Iyon Muhdiyatiiyonmuhdiyati2020@gmail.comPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses morfologis kata serapan bahasa Arab dalam bahasa Indonesia yang digunakan pada konten dakwah TikTok Ustadz Abdul Somad. Fokus penelitian meliputi identifikasi bentuk kata serapan bahasa Arab, analisis proses afiksasi yang terjadi, perubahan kelas kata, adaptasi fonologis dan ortografis, serta pola integrasi kata serapan dalam wacana dakwah digital. Kajian ini penting dilakukan mengingat perkembangan media sosial sebagai sarana dakwah telah mendorong penggunaan berbagai istilah keislaman yang berasal dari bahasa Arab dan mengalami penyesuaian dengan sistem bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka (library research). Sumber data diperoleh dari konten dakwah TikTok Ustadz Abdul Somad yang memuat kata serapan bahasa Arab serta berbagai literatur ilmiah yang relevan, seperti buku, jurnal, artikel ilmiah, dan dokumen pendukung lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan pencatatan terhadap kata-kata serapan bahasa Arab yang ditemukan dalam konten dakwah. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata serapan bahasa Arab yang ditemukan dalam konten dakwah Ustadz Abdul Somad didominasi oleh istilah keagamaan seperti iman, takwa, syariat, ikhlas, zikir, ibadah, dan dakwah. Kata-kata tersebut mengalami berbagai proses morfologis, terutama afiksasi melalui penambahan prefiks, sufiks, dan konfiks, sehingga menghasilkan bentuk-bentuk turunan seperti beriman, bersyukur, mengamalkan, dan keikhlasan. Selain itu, ditemukan adanya perubahan kelas kata, adaptasi fonologis dan ortografis, serta perluasan dan penyempitan makna sesuai konteks dakwah digital. Temuan ini menunjukkan bahwa kata serapan bahasa Arab telah terintegrasi secara produktif ke dalam sistem morfologi bahasa Indonesia dan berperan penting dalam penyampaian pesan dakwah yang komunikatif, efektif, dan mudah dipahami oleh audiens media sosial. 2026-07-14T18:00:06+07:00Copyright (c) 2026 Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaanhttps://www.jurnal.unmabanten.ac.id/index.php/kaffah/article/view/1630DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP KETAHANAN KELUARGA: TINJAUAN MAQASHID SYARIAH2026-07-14T23:19:14+07:00Muhamad Arif Iqbalmuhamadarifiqbal@gmail.comThis study aims to analyze the impact of early marriage on family resilience from the perspective of the maqasid sharia (Islamic principles), which encompasses the preservation of religion (hifz al-din), life (hifz al-nafs), intellect (hifz al-'aql), offspring (hifz al-nasl), and property (hifz al-mal). This study used a quantitative approach with a literature review method. Data were obtained from various sources, including books, scientific journal articles, research findings, and documents relevant to early marriage, family resilience, and the maqasid sharia. Data analysis was conducted through the identification, classification, and interpretation of various previous research findings related to the research topic. The results indicate that early marriage has a complex impact on family resilience. From an economic perspective, couples in early marriages tend to experience limited income and financial dependence, which impact family stability. From a psychological perspective, emotional immaturity has the potential to increase domestic conflict and reduce the quality of marital relations. From an educational perspective, low levels of education due to early marriage impact limited decision-making and child-rearing skills. From a maqasid sharia perspective, early marriage can hinder the optimal preservation of life, intellect, offspring, and wealth if not accompanied by adequate preparation. However, religious values, family support, and the couple's commitment to practicing Islamic teachings can be factors that strengthen family resilience. This study concludes that early marriage tends to negatively impact family resilience, although under certain conditions, the goal of a harmonious family can still be achieved if supported by adequate individual and environmental preparation. 2026-07-14T21:29:13+07:00Copyright (c) 2026 Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaanhttps://www.jurnal.unmabanten.ac.id/index.php/kaffah/article/view/1627PERAN ORGANISASI ALUMNI DALAM KEMAJUAN PONDOK PESANTREN: STUDI DI PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM AL-MURSYIDI KOTA TASIKMALAYA2026-07-14T21:57:18+07:00Agus Samsudinagussamsudin575@gmail.comThis study aims to determine how the role of alumni organizations in the progress of pesantren in the Bahrul Ulum Al-Mursyidi Islamic boarding school in Tasikmalaya City. This research is a qualitative research with analytical descriptive method. Data collection techniques were carried out through interviews and literature. The subjects in this study were several organizational administrators of the Al-Mursyidi and Al-Fauziyah Alumni Association (HANIFA) Bahrul Ulum Al-Mursyidi Islamic Boarding School Tasikmalaya City. Data analysis was carried out by selecting the data obtained and then collected for analysis and conclusions drawn. The findings in this study are that the purpose of the formation of an alumni organization called HANIFA is to establish a relationship between fellow alumni and pesantren and to become a forum for alumni management for the advancement of the pesantren as a sign of reciprocation and the love of alumni to the pesantren. As an organization, HANIFA has a management structure, work program, and so on like an organization, only that its Statutes and bylaws (AD-ART) have not yet found a point of standard clarity. In relation to the Progress of Islamic Boarding Schools, HANIFA has a fairly influential role in terms of ideas or even financial ideas. Therefore, for every Islamic boarding school it is necessary to form an alumni organization to support the progress of the pesantren.2026-07-14T21:30:54+07:00Copyright (c) 2026 Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaanhttps://www.jurnal.unmabanten.ac.id/index.php/kaffah/article/view/1628PENGEMBANGAN KALIGRAFI DI INDONESIA: PERAN PESANTREN DAN PERGURUAN TINGGI DALAM MELESTARIKAN TRADISI DAN INOVASI SENI ISLAM2026-07-14T21:57:18+07:00Tata Septayuda Purnamatataseptayuda@uai.ac.idAbdul Hafiz Muhamad Muklisabdul.hafiz@uai.ac.idM. Ihsan Nashihinihsan.nashihin@uai.ac.idHanan Haqqanihananhaqqani902@gmail.comThis study aims to analyze the development of Islamic calligraphy in Indonesia by highlighting the roles of Islamic boarding schools (pesantren) and universities in preserving tradition while promoting innovation in Islamic art. Calligraphy is understood not merely as the art of beautiful writing, but also as an intellectual, spiritual, and cultural heritage that occupies an important position within Islamic civilization. The research employs a qualitative approach using a case study method at the Pesantren Kaligrafi Al-Qur’an (LEMKA) in Sukabumi and the Department of Islamic Education, Al-Azhar Indonesia University. Data were collected through observation, in-depth interviews with instructors, practitioners, and institutional administrators, as well as documentation of various calligraphic activities and artworks. The study found that collaboration between Islamic boarding schools and universities has produced a complementary model of calligraphy development that integrates the strengths of tradition, scholarship, and technological innovation. This synergy represents an important strategy for ensuring the sustainability of Islamic calligraphy in Indonesia while expanding its relevance in the context of an increasingly digital society.2026-07-14T21:37:11+07:00Copyright (c) 2026 Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaanhttps://www.jurnal.unmabanten.ac.id/index.php/kaffah/article/view/1638STRATEGI MENINGKATKAN KEUNGGULAN DAYA SAING BANK SYARIAH YANG BERKELANJUTAN MELALUI TRANSFORMASI DIGITAL2026-07-14T21:57:18+07:00Maskurmaskurahmad297@gmail.comNila Aulianilaaulia1122@gmail.comCahya Fadhilahchya25708@gmail.comKautsar Alfaarouq Bani Rasimkautsaralfaarouq562@gmail.comPenelitian ini bertujuan untuk membahas Transformasi digital dalam industri perbankan telah menjadi isu yang sangat penting dan relevan saat ini. Dengan kemajuan teknologi yang pesat, dunia digital telah mengubah cara orang berbisnis dan bertransaksi. Nasabah kini lebih mengutamakan kemudahan dan kecepatan dalam melakukan transaksi, yang mendorong lembaga keuangan untuk beradaptasi dengan perubahan ini. Pemanfaatan teknologi digital, baik melalui perangkat seluler maupun platform online, telah berdampak signifikan pada transformasi bentuk-bentuk baru dalam perbankan dan sektor keuangan, yang mengarah pada pembentukan perbankan digital yang lebih inovatif dan responsif terhadap kebutuhan nasabah. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menggali informasi secara mendalam mengenai pengaruh teknologi digital terhadap perkembangan layanan perbankan syariah. Dalam proses penelitian, berbagai sumber literatur dikaji dengan cermat, termasuk buku dan jurnal dari tingkat regional, nasional, maupun internasional. Peneliti mengumpulkan dan menganalisis kutipan-kutipan relevan dari literatur tersebut untuk mendapatkan pemahaman yang komprensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perkembangan teknologi digital dan internet yang semakin pesat telah mendorong perubahan signifikan dalam industri perbankan, termasuk perbankan syariah. Perbankan syariah saat ini menghadapi persaingan yang semakin ketat, tidak hanya dengan bank konvensional dan sesama bank syariah, tetapi juga dengan perusahaan teknologi keuangan (fintech) yang menawarkan layanan yang cepat, aman, dan mudah diakses. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat untuk menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Salah satu strategi yang dilakukan adalah peningkatan kualitas pelayanan kepada nasabah melalui penyediaan berbagai layanan digital, seperti internet banking, phone banking, SMS banking, dan mobile banking. Inovasi digital semakin diperkuat dengan hadirnya BYOND by BSI yang mengintegrasikan layanan finansial, sosial, dan spiritual dalam satu platform. Melalui berbagai inovasi tersebut, bank syariah diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan, memperkuat kepercayaan nasabah, serta menciptakan keunggulan daya saing yang berkelanjutan di era digital. 2026-07-14T21:42:52+07:00Copyright (c) 2026 Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan