Pencegahan Risiko Penularan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dari Penggunaan Alat Selam Bersama pada Kelompok Penyelam di Pulau Enggano

Preventing the Risk of Acute Respiratory Infections (ARI) Transmission by Using Shared Diving Equipment in Groups of Divers in Enggano Island

  • Vestidhia Yunisya Atmaja Universitas Bengkulu
  • Santi Nurul Kamilah Universitas Bengkulu
  • Dian Fita Lestari Universitas Bengkulu
  • Ashar Muda Lubis Universitas Bengkulu
  • Sipriyadi Sipriyadi Universitas Bengkulu
  • Muhammad Chandra Bastian Puskesmas Enggano, Bengkulu
  • Gustina Dwi Wulandari Universitas Bengkulu
  • Ahmat Fakhri Utama Universitas Bengkulu
Keywords: Aseptik, penyakit menular, penyelam, wisatawan

Abstract

Penyakit yang dapat disebabkan akibat penggunaan alat selam secara bersama yang tidak aseptik yaitu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). ISPA merupakan penyakit yang menginfeksi saluran pernapasan atas dan menginfeksi seluruh bagian pernapasan bawah (alveoli). ISPA dapat menular melalui droplet mengandung virus atau bakteri terhirup oleh orang sehat. Penggunaan alat selam secara langsung akan bersentuhan dengan bagian mulut dan hidung, apabila perawatan alat penyelaman kurang tepat akan menimbulkan adanya risiko penularan ISPA. Kelompok penyelam di Pulau Enggano menggunakan alat selam bersama untuk aktivitas mencari ikan dan menyewakan untuk para wisatawan. Namun para penyelam masih minim pengetahuan terkait dampak risiko penyakit dari penggunaan alat selam bersama. Kegiatan dihadiri oleh perwakilan 5 kelompok penyelam yang ada di Pulau Enggano. Kegiatan pengabdian meliputi pembukaan, sosialisasi, pelatihan mengenai cara membersihkan alat selam yang benar, tanya jawab, evaluasi kegiatan, dan penutupan. Hasil evaluasi dari kegiatan ini, kelompok penyelam menilai  sangat bermanfaat dan membantu meningkatkan pengetahuan peserta. Para penyelam menjadi sadar akan pentingnya kebersihan dan perawatan alat selamnya. Secara umum, berdasarkan hasil evaluasi, menunjukkan bahwa masyarakat puas dengan pelaksanaan kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih atas penyerahan alat dan bahan pembersih alat selam untuk kelompok penyelam. Pemahaman dan penerapan aseptik pada alat selam ini perlu dilakukan secara berkelanjutan agar menjadi nilai lebih untuk kelompok penyelam. Tidak hanya untuk kesehatan para penyelam yang mencari ikan namun juga untuk wisatawan yang hendak menggunakan alat selam.

 

Diseases that can be caused by sharing diving equipment that is not aseptic are Acute Respiratory Infections (ARI). ARI is a disease that infects the upper respiratory tract and infects the entire lower respiratory tract (alveoli). ARI can be transmitted through droplets containing viruses or bacteria inhaled by healthy people. Using diving equipment will directly come into contact with the mouth and nose, if the diving equipment is not maintained properly it will pose a risk of transmitting ARI. Groups of divers on Enggano Island use diving equipment together for fishing activities and rent them out to tourists. However, divers still lack knowledge regarding the impact of disease risks from using shared diving equipment. The activity was attended by representatives of 5 diving groups on Enggano Island. Service activities include opening, socialization, training on how to properly clean diving equipment, questions and answers, activity evaluation, and closing. As a result of the evaluation of this activity, the diving group considered it very useful and helped increase the participants' knowledge. Divers become aware of the importance of cleanliness and maintenance of their diving equipment. In general, based on the evaluation results, it showed that the community was satisfied with the implementation of this activity and expressed their gratitude for the delivery of diving equipment and cleaning materials to the diving group. The understanding and application of aseptics in diving equipment needs to be carried out on an ongoing basis so that it becomes an added value for groups of divers. Not only for the health of divers looking for fish but also for tourists who want to use diving equipment.

References

Achmad, I., & Fence, W.P. (2014). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Gangguan Kesehatan Pada Penyelam Tradisional Di Kecamatan Seram Barat Kabupaten Seram Bagian Barat provinsi Maluku Tahun 2013. Jurnal Kesehatan Terpadu, 5(1), 1–8.

Agustini, N.T. (2014). Struktur Komunitas Ekosistem Mangrove Didesa Kahyapu Pulau Enggano. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Bengkulu. Bengkulu.

Badan Pusat Statistik Bengkulu Utara. (2020). Kecamatan Enggano Dalam Angka 2020. Bengkulu: BPS Bengkulu Utara.

Bakar, A. (2018). Konservasi untuk Pembangunan: Sebuah Catatan Kecil dari Lapangan. Bengkulu: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dagne, H., Andualem, Z., Dagnew, B., & Taddese, A. A. (2020). Acute respiratory infection and its associated factors among children under-five years attending pediatrics ward at University of Gondar Comprehensive Specialized Hospital, Northwest Ethiopia: institution-based cross-sectional study. BMC pediatrics, 20, 1–7. https://doi.org/10.1186/s12887-020-1997-2

Divers Alert Network Asia-Pacific. 2008. Recreational Diving and Snorkeling Occupational Health and Safety Manual and Safety Management System. Second Edition. Divers Alert Network Asia-Pacific: http://www.danasiapacific.org/main/_pdf/dive_operators_procedures_manual.pdf.

Dongky, P., & Kadrianti, K. (2016). Faktor risiko lingkungan fisik rumah dengan kejadian ISPA balita di kelurahan Takatidung Polewali Mandar. Unnes journal of public health, 5(4), 324–329.

Durkee, J. B. (2006). Scuba diving best practices can apply to surface cleaning. Metal Finishing, 104(3), 50-51. https://doi.org/10.1016/S0026-0576(06)80057-7

Google Earth 10.41.2.1. (2023) Kantor Desa Malakoni, Pulau Enggano 5°21'00.07"S, 102°16'30.47"E, elevation 13M. Diakses pada 13 November 2023, http://www.earth.google.com.

Insani, M., & Permana, D. (2020). Use of Antibiotics for acute respiratory infection (ARI) in Puskesmas Karang Rejo, Tarakan. Yarsi Journal of Pharmacology, 1(1), 15–21.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2020). Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability Guidance for Indonesia’s Dive Industry. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif:https://www.indonesia.travel/content/dam/indtravelrevamp/CHS/Cleanliness,%20Health,%20Safety,%20and%20Environmental%20Sustainability%20Guidance%20for%20Indonesia%27s%20Dive%20Industry.pdf

Lea, I. A., Febriyanti, E., & Trianista, O. S. (2022). Gambaran Faktor Penyebab Infeksi Saluran Pernapasan Akut Pada Balita (Status Gizi Dan Status Imunisasi) Di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan, 13(4), 67–75. https://doi.org/10.36089/nu.v13i4.893

Maryanto, I., Hamidy, A., Keim, A. P., Sihotang, V. B. L., Lupiyaningdyah, P., Irham, M., & Ardiyani, M. (2017). Ekspedisi Pulau Enggano. Jakarta: LIPI Press.

Pougnet, R., Pougnet, L., Henckes, A., Allio, I., Lucas, D., Dewitte, J. D., & Loddé, B. (2018). Infectious diseases affecting occupational divers: review of 2017 literature. International Maritime Health, 69(3), 176–180. https://doi.org/10.5603/IMH.2018.0028

Rahman, A., Yani, A. P., & Fajri, A. (2020). Keragaman Ikan Laut Dangkal Provinsi Bengkulu. Jurnal Enggano, 5(3), 424–438. https://doi.org/10.31186/jenggano.5.3.424-438

Ruhsyahadati, R., Eldrian, F., Liana, N., Triyana, R., Adelin, P., Widiastuti, W., & Putriyuni, A. (2023). Edukasi Penyakit Faringitis Akut terhadap Masyarakat di Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8(4), 959-964. https://doi.org/10.30653/jppm.v8i4.466

Wardoyo, E. A., Susani, Y. P., Zulkarnaen, D. A., Widiastuti, I.A., Dirja, B.T., Suryani, D., Primayanti, I., Sahidu, M. G., Yudhanto, D., & Ekawanti, A. (2022). Edukasi Penyelaman Aman bagi Nelayan Pesisir Monitong Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, Vol. 5(2), 128–132 https://doi.org/10.29303/jpmpi.v3i2.1649

Yuliyani, E. A., Kadriyan, H., Yudhanto, D., Sulaksana, M. A., Gigantika, S., Dharma, I. W. M. S., & Alfaridzi, M. (2023). Kegiatan Penyuluhan dan Pelayanan Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(2), 24–29. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i2.3358

Published
2023-11-24
How to Cite
Atmaja, V. Y., Kamilah, S. N., Lestari, D. F., Lubis, A. M., Sipriyadi, S., Bastian, M. C., Wulandari, G. D., & Utama, A. F. (2023). Pencegahan Risiko Penularan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dari Penggunaan Alat Selam Bersama pada Kelompok Penyelam di Pulau Enggano. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 9(1), 13-22. Retrieved from https://www.jurnal.unmabanten.ac.id/index.php/jppm/article/view/649

Most read articles by the same author(s)